
Kolaka,bedakasus, com, – PT Vale Indonesia Tbk melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dengan menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga rentan di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di Kantor Kecamatan Pomalaa, Kamis (5/2/2026).
Sebanyak 1.879 paket sembako dibagikan kepada masyarakat penerima manfaat. Paket bantuan tersebut berisi kebutuhan pokok, antara lain beras, terigu, gula, susu, sirup, teh, dan mie instan. Program ini merupakan inisiatif murni Departemen External Relation PT Vale IGP Pomalaa dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat, yang terlihat hadir lebih awal sebelum kegiatan dimulai.
External Relation PT Vale IGP Pomalaa, Muhammad Vebryanto Raharjo, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan di luar program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang selama ini berjalan seiring kebijakan pemerintah.
“Kegiatan ini adalah inisiatif murni PT Vale. Selain menjalankan program PPM, kami juga berkomitmen melakukan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program ini dilaksanakan di empat kecamatan, yakni Baula, Wundulako, Pomalaa, dan Tanggetada,” ujar Vebryanto.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan telah dimulai sejak Januari 2026. Pada tahap awal, bantuan disalurkan kepada 1.796 penerima di Kecamatan Wundulako dan 900 penerima di Kecamatan Baula. Selanjutnya, pada Februari 2026, bantuan dilanjutkan di Kecamatan Pomalaa sebanyak 1.879 penerima dan Kecamatan Tanggetada sebanyak 684 penerima.

“Total penerima manfaat dari program ini mencapai 5.259 orang. Untuk Kecamatan Pomalaa sendiri, bantuan disalurkan di delapan kelurahan dan empat desa,” jelasnya.
Vebryanto menambahkan, sasaran bantuan difokuskan kepada kelompok rentan, seperti lansia, penyandang disabilitas, masyarakat miskin, serta kelompok masyarakat yang memiliki risiko sosial dan ekonomi tinggi. Hal ini sejalan dengan upaya nasional dalam menekan angka kemiskinan.
“Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kolaka, camat, lurah, serta kepala desa setempat. Harapan kami, bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat penerima manfaat,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Pomalaa, Rahmat Hidayat Gavoer, mengapresiasi langkah PT Vale yang dinilai sangat membantu masyarakat di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT Vale. Program ini sangat membantu mengurangi beban masyarakat. Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan, tetapi dari niat baik dan kepedulian yang diberikan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara serentak di delapan kelurahan dan empat desa, dengan pelaksanaan simbolis dipusatkan di Kantor Kecamatan Pomalaa. Ia berharap pendataan dan pengawasan terus dilakukan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Hal senada disampaikan Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Kolaka, Guntur Suhandoko. Ia menyebutkan bahwa program bantuan dari PT Vale memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan terhadap kemiskinan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Vale. Meskipun pemerintah daerah juga memiliki program bantuan sosial bagi lansia dan penyandang disabilitas, kehadiran program ini tentu sangat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.
Guntur menjelaskan bahwa seluruh penerima bantuan tercatat dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diverifikasi secara berkala melalui pemerintah desa dan kelurahan. Ia juga menekankan pentingnya kepemilikan identitas kependudukan digital untuk memastikan transparansi dan ketepatan penyaluran bantuan.
“Siapa pun dapat mengusulkan penerima bantuan, namun sistem akan melakukan verifikasi sehingga bantuan hanya diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak,” pungkasnya.





